Hari Pendidikan Nasional

Setiap tanggal 2 Mei diperingati sebagai hari Pendidikan Nasional. Lantas apa yang kita ingat mengacu hari itu, sudah pernah memperingatinya belum? Waktu SD masa kepemerintahan Pak Soeharto dulu tahun 1992 pernah diarak pagi-pagi kumpul di Gelora Senayan (sekarang Gelora Bung Karno) ada puluhan SD di DKI Jakarta yang berpartisipasi. Ada acara menyanyi, menari dan ditonton oleh Presiden beserta beberapa Menterinya. Ada pula lomba bagi guru-gurunya, seru sekali saat itu, kita yang berusia 7-10 tahun belum mengerti apa makna hari pendidikan sesungguhnya, tetapi kesan yang kita dapat “2 Mei itu kita belajar untuk bersenang-senang”

Makin kesini, kok makin miris ya rasanya mendengar dan melihat nasib guru dan pendidik diluar sana. Padahal sudah semakin maju, era teknologi, berkembang pula yang namanya media sosial, masa sih nasib guru masih menyedihkan saja, apalagi yang honorer atau paruh waktu. Bahkan waktu baca gaji guru honorer di bawah 100 ribu makin sesak saja bacanya.

Siapa yang salah, apa yang harus diperbaiki untuk memperbaiki nasib mereka sebagai pejuang tanpa jasa. Apapun alasannya kita tidak pernah bisa melihat dunia tanpa secuil peran mereka.

Terimakasih untuk membaca.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Cerita Baru

Ada cerita baru di hidup gue, tahun ini 2012 gue putuskan untuk menutup aurat, alias pakai kerudung. Yak gue putuskan karena banyak hal yang mendorong gue untuk ngelakuin itu.

Setelah jadi seorang istri dan ibu, hidup gue berubah total (pastinya banyak orang terutama cewek ngalamin ini setelah menikah). Banyak hal baru yang harus di pelajari, adaptasi, dan hal yang harus di rubah. Salah satunya yang mendasari perubahan penampilan gue, kalimat ini “entar aja deh pakai kerudung, yang penting hatinya baik” klise banget ya kan. Kita sering banget denger kalimat ini di negara yang justru mayoritas muslim. 

penampilan ngantor ke-sekian
Kalimat itu terus aja terngiang-  ngiang di kepala gue, ya karena pembelajaran itu akhirnya gue memutuskan untuk pakai kerudung.  Singkat aja tiba-tiba gue ambil pashmina nyokap yang engga pernah beliau pakai, berdiri depan kaca, terus di libet-libet deh itu pashmina di kepala. Bajunya juga masih standar pakai kemeja panjang punya suami, habis itu langsung melenggang ke kantor, dan di pelototin orang sekantor sambil bilang “Alhamdulillah mba Gitaaaaa….” qiqiqiqi lucu kalau ingat itu.
 
Singkat cerita ya gitu deh, padahal diri ini juga kaget. Ya kalau ga gitu ga belajar taat, ya kan. 
 
 
 
 

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0